Monday, May 17, 2010

HOME RUN

Motivasi tokoh utama dalam film homerun: Keinginan sang kakak (kun) untuk mendapatkan sepatu untuk adiknya untuk dipakai saat bersekolah; dihadapkan dengan situasi ekonomi keluarga yang kurang.

"Sepatu baru" saya: Berusaha lebih keras lagi untuk mendapatkan hal yang saya inginkan.

"Sepatu baru" PERTAMINA: Dengan melakukan berbagai perubahan; baik struktur, SDM, logo dan standarisasi dalam peningkatan kualitas dan kepercayaan konsumen untuk yang sesuai dengan visi dan misi perusahaan untuk mencapai target dan goals (menjadikan pertamina bertaraf internasional).
- Peningkatan dan pembimbingan untuk meningkatkan kinerja karyawan dari segi SDM.
- Standarisasi "Pasti Pas' untuk meminimalkan segala bentuk yang merugikan konsumen. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Sunday, May 16, 2010

Home Run

1. Apa motivasi tokoh utama film homerun?
Motivasi tokoh utama di film homerun tersebut adalah mendapatkan sepatu baru untuk adiknya karena adiknya tidak mempunyai sepatu dan ia harus bergantian setiap harinya untuk memakai sepatu ke sekolah.

2. Apa sepatu baru anda?
sepatu baru saya adalah bisa lulus kuliah dan mendapatkan ip yang lumayan lalu mendapatkan pekerjaan yang baik.

3. Apa sepatu pertamina?
membangun image yang baik di mata para konsumen dengan menambahkan logo "pasti pas" pada spbu-spbu yang ada, meningkatkan teknologi agar kualitas produk-produk yang dihasilkan pertamina juga bisa ditingkatkan, menjadi perusahaan minyak & gas yang bertaraf internasional, bisa mendapatkan profit yang cukup besar.

Saturday, May 15, 2010

HOMERUN

- Apa motivasi tokoh utama dalam meraih sepatu ?
Kun (Tokoh Utama) merasa iba dengan kondisi keluarganya,sehingga munculah rasa tanggung jawab utk merubah kondisi keluarganya minimal dengan memberikan adiknya sepatu baru.Jadi motivasi tokoh utama timbul karena rasa tanggung jawabnya sebagai kakak untuk membantu adik & keluarganya.

- Apa "Sepatu" baru anda ?
"Sepatu" baru saya utk kedepannya adalah Saya Harus bisa membanggakan ortu dengan minimal lulus kuliah dengan IP yg memuaskan dan dengan jangka waktu maksimal 4 tahun.

- Apa Sepatu baru dari "Pertamina" ?
Menurut saya dan melihat fakta dilapangan,pertamina yg sekarang sudah mendapatkan Sepatu barunya meskipun belum sepenuhnya,mengapa saya bisa bilang begitu ? Kita lihat saja,Pertamina Dulu dan Pertamina Sekarang sudah sangat berbeda.Dari segi pelayanan sudah ditingkatkan,salah satu contohnya adalah WC Umumnya.Dari Segi kualitas jg sudah ditingkatkan baik itu Premium,Pertamax,maupun Pertamax plus.Dari segi eksistensi,pelumas pertamina pernah menjadi sponsor sebuah event Asia Rally Championship (ARC) walaupun Indonesia harus puas berada di posisi ke 2 tetapi dengan keikutsertaan pertamina dalam ajang balap ini diharapkan dunia internasional akan lebih banyak mengenal PERTAMINA.

"Homerun" Question and Answer.

1. Apa motivasi tokoh utama untuk meraih sepasang sepatu itu?

Motivasi tokoh utama dalam meraih sepasang sepatu itu adalah untuk menolong adiknya agar bisa mempunyai sepatu dalam menjalani kesehariannya menjadi siswi di sekolahnya. Hal ini dilakukan karena ekonomi keluarga tokoh utama (Kun) berada dalam ekonomi yang sulit dan tidak mampu untuk membeli sepasang sepatu untuk adiknya sehingga dala kesahariannya mereka pun bergantian dalam memakai sepatu walaupun sepatu yang mereka miliki sudah tak layak pakai. Ini menjadi faktor pendorong Kun untuk mendapatkan sepatu itu.

2. Apa sepatu baru anda?

“Sepatu” baru saya adalah merangkap Universitas dan bisa lulus dalam jangka waktu sekitar 5 tahun ke depan(untuk Universitas kedua).

3. Sebenarnya apa yang menjadi sepatu bagi Pertamina?

Sepatu begi pertamina adalah di bidang bahan bakar yang disertai dengan pelayanan yang berkualitas Internasional bagi para customer. Hal ini dilakukan oleh Pertamina salah satunya adalah karena beberapa waktu yang lalu nama Pertamina dirusak oleh banyak kalangan pemilik SPBU yang bertindak curang dalam melayani customer. dan “sepatu” ini diharapkan bisa mengembalikan citra Pertamina sebagai perusahaan Minyak yang profesional. Salah satu hal yag dilakukan adalah dengan meningkatkan Teknologi yang diharapkan juga bisa meningkatkan kualitas produk serta kinerja Pertamina.

Friday, May 14, 2010

Home Run (Q & A)

  1. Apa motivasi tokoh utama meraih sepasang sepatu baru?
  2. Apakah sepatu baru Anda?
  3. Apa sepatu baru dari perusahaan yang Anda presentasikan?
Jawab :

  1. Motivasi tokoh utama dalam meraih sepatu adalah ingin mendapat sepatu baru untuk diberikan kepada adiknya. Hal ini dikarenakan kondisi ekonomi keluarga mereka yang kurang mendukung. Sepatu yang buat kita mungkin hanya alas kaki biasa, tapi untuk keluarga ini tentu saja berbeda.
  2. Sepatu yang dimaksud adalah goal hidup. Jadi sepatu saya adalah lulus kuliah - bekerja di perusahaan ternama - mempunyai bisnis sendiri = membahagiakan orangtua.
  3. Sepatu baru dari Pertamina adalah mempertahankan apa yang sudah dicapai dan berusaha memperbaiki image-image buruk yang ada dikalangan masyarakat.

home run

1. Sepatu tokoh utama?
Kasi sepatu baru untuk adiknya. Agar si adik tidak diejek dan dimarahi oleh gurunya ,dan tidak perlu mencari-cari alasan tidak ikut acara sekolah. Dan kakak nya pun tidak perlu telat setiap harinya dan tidak perlu sampai dikeluarkan dr sekolah.

2. Apakah sepatu baru anda?
Selalu jadi "monic" yang bs beradaptasi dangan smuanya ,jadi lebih baik dan dewasa lagi dalam segala hal. Pelajaran ,pemikiran dn emosi.
Lulus kulia tepat waktu dengan IP yang baik ,dapat kerja yang baik ,gaji pertama buat ppah-mmah. Sambil bantu ppah-mmah jaga toko (meneruskan usaha keluarga).

3. Apa sepatu baru dari perusahaan yang anda persentasikan?
"sepatu" dari Pertamina adalah menjadi perusahaan yg bertaraf internasional dibidangnya ,bahan bakar dan service yg diberikan pada cusromers. Dengan menambah teknologi menjadi lebih modern dan kualitas para pekerjanya lebih ditingkatkan. Dan memberikan pernyataan bahwa Pertamina tidak berbuat curang dengan logo "pasti pas" nya.

Sunday, March 28, 2010


Apa jadinya jika seorang calon dokter gigi justru merambah bisnis televisi? Jika ingin tahu jawabannya, lihatlah sosok Chairul Tanjung, pebisnis asli pribumi yang kini namanya berkibar dengan Grup TransTV dan Trans7. Berkat kesulitan ekonomi yang menderanya, ternyata hal tersebut justru menjadi bekal mengasah ketajaman insting bisnisnya.

Saat kuliah di Fakultas Kedokteran gigi Universitas Indonesia, pada periode tahun 1980-an, ia memang harus memenuhi kebutuhan kuliahnya sendiri. Meski terlahir dari keluarga yang cukup berada, karena perubahan keadaan politik, keluarganya terpaksa menjalani kehidupan seadanya. Dari rumah yang tergolong besar, mereka harus menjualnya, dan menyewa sebuah losmen sempit.

Namun, ternyata, kesulitan ini justru membuat Chairul membulatkan tekadnya untuk kembali berjuang meraih kesuksesan," Saya bercita-cita jadi orang besar." Maka, lepas dari SMA Boedi Utomo Jakarta, ia pun masuk ke Fakultas Kedokteran Gigi UI. Kesulitan biaya kuliah membuatnya harus kreatif mencari dana untuk meneruskan sekolahnya. Maka, kelahiran Jakarta, 18 Juni 1962 ini pun lantas memulai bisnis kecil-kecilan. Mulai dari berjualan buku kuliah stensilan, kaos, sepatu, dan aneka barang lain di kampus dan kepada teman-temannya. Dari modal usaha itu, ia berhasil membuka sebuah toko peralatan kedokteran dan laboratorium di daerah Senen Raya, Jakarta. Sayang, karena sifat sosialnya - yang sering memberi fasilitas kepada rekan kuliah, serta sering menraktir teman - usaha itu bangkrut.

Namun, rupanya, menjadi pebisnis telah memikat hatinya. Walau bangkrut, ia justru langsung mencoba usaha lain, kali ini di bidang kontraktor. Meski juga kurang berhasil, ia merasa mendapat pelajaran banyak hal dari bisnis-bisnis yang pernah ditanganinya. Dari bekal pengetahuan itu, ia memberanikan mendirikan CV pertamanya pada tahun 1984 dan menjadikannya PT pada tahun 1987. Dari PT bernama Pariarti Shindutama itu, ia berkongsi dengan dua rekannya mendirikan pabrik sepatu. Kepiawaiannya menjaring hubungan bisnis langsung membuat sepatu produksinya mendapat pesanan sebanyak 160 ribu pasang dari pengusaha Italia. Dari kesuksesan ini, bisnisnya merambah ke industri genting, sandal, dan properti. Namun, di tengah kesuksesan itu, rupanya ia mengalami perbedaan visi dengan kedua rekannya. Maka, ia pun memilih menjalankan sendiri usahanya.

Ternyata, ia justru bisa makin berkembang dengan berbagai usahanya. Ia pun lantas memfokuskan usahanya ke tiga bisnis inti, yakni: keuangan, properti, dan multimedia. Melalui tangan dinginnya, ia mengakuisisi sebuah bank kecil yang nyaris bangkrut, Bank Tugu. Keputusan yang dianggap kontoversial saat itu oleh orang dekatnya. Namun, pengalaman bangkit dari kegagalan rupanya mengajarkannya banyak hal. Ia justru berhasil mengangkat bank itu, - setelah mengubah namanya menjadi Bank Mega - menjadi bank papan atas dengan omset di atas Rp1 triliun saat ini.

Selain itu, suami dari dokter gigi Ratna Anitasari ini juga merambah bisnis sekuritas, asuransi jiwa dan asuransi kerugian. Kemudian, di bisnis properti, ia juga telah membuat sebuah proyek prestisius di Kota Bandung, yang dikenal dengan Bandung Supermall. Dan, salah satu usaha yang paling melambungkan namanya yaitu bisnis televisi, TransTV. Pada bisnis pertelevisian ini, ia juga dikenal berhasil mengakuisisi televisi yang nyaris bangkrut TV7, dan kini berhasil mengubahnya jadi Trans7 yang juga cukup sukses.

Tak heran, dengan semua prestasinya, ia layak disebut sebagai "The Rising Star". Bahkan, baru-baru ini, ia dinobatkan sebagai orang terkaya Indonesia, di posisi ke-18, dengan total kekayaan mencapai 450 juta dolar AS. Sebuah prestasi yang mungkin tak pernah dibayangkannya saat memulai usaha kecil-kecilan, demi mendapat biaya kuliah, ketika masih kuliah di UI dulu.

Hal itulah yang barangkali membuat Chairul Tanjung selalu tampil apa adanya, tanpa kesan ingin memamerkan kesuksesannya. Selain itu, rupanya ia pun tak lupa pada masa lalunya. Karenanya, ia pun kini getol menjalankan berbagai kegiatan sosial. Mulai dari PMI, Komite Kemanusiaan Indonesia, anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia dan sebagainya. "Kini waktu saya lebih dari 50% saya curahkan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan," ungkapnya.

Pencapaian Chairul Tanjung sebagai tokoh bisnis yang gemilang, dengan berbagai jenis usahanya, telah membuat ia dinobatkan sebagai "The Rising Star". Ia mampu membuktikan, bahwa kebangkrutan dan kegagalan, justru bisa menjadi bahan pembelajaran guna meraih sukses yang luar biasa di kemudian hari. Dan, yang terpenting, di tengah kesuksesannya, ia kini tak lupa berbagi, dengan menjadi pegiat berbagai urusan sosial kemasyarakatan. Sebuah catatan kehidupan seorang Chairung Tanjung yang bisa diteladani kita semua.